Minggu, 07 Februari 2021

Berharap Pada Langit Hati Sang Nahkoda

Langit HatiBerharap pada Langit Hati Sang Nahkoda

Langit hatimu Sang Nahkoda adalah tempat aku bernaung....dimana do'aku  adalah pengabdianku....

Banyak pilu yg harus kupikul bersama harapku akan segenggam upah....

Pada langit hatimu...aku berharap penuh..akan kebijakan untuk satu khilafku....

Pada langit hatimu...aku menengadah mengharapkan kepedulian untuk kesekian lara yang harus kutanggung; keringat juang orang tua,nafkah keluarga dan banyak mimpi yg masih harus ditempuh dengan banyak langkah dan ujud do'a...

Retak jiwaku....jika cahaya bintangmu tak membiaskan senyum....

Pedih hatiku....jika katamu membungkus amarah...karena salahku atau karena gumpalan dendam yg terpaksa ditumpahkan tanpa tau arah dan rasa....

Wahai Engkau Nahkodaku....titipkan aku setitik maaf...jika ketidaktahuanku hanya membuihkan luka dan ketidakpuasan....

Biarkan nasihat menjadi Surya yg menerangi karyaku

Biarkan niat baikmu menjadi bulan malam yg bercahaya dalam keteduhan menenangkan hatiku...

Biarkan cinta dan ayun kayuhmu menjadi bintang yg mewarnai setiap lengkungan mimpiku dalam dunia pengabdianku....

Aku berharap pada langit hatimu..

 (Syair untuk Pemimpin....sebagai harapan akan relasi yg baik dalam lingkungan pendidikan)

2 komentar:

  1. Wah... Sang pujangga sedang bersenandung ya. Mantabz... Bu. Lanjutkan !!

    BalasHapus
  2. Mksh kak...slmt brtemu in blog😄😄😄😄

    BalasHapus